12/12/2014

Pengertian Bridge Dan Fungsinya



1.     Bridge (Network Bridge)
adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Network Bridge beroperasi di dalam lapisan data-link pada model OSI. Bridge  juga dapat digunakan untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, seperti halnya antar media kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP) dengan kabel serat optik atau dua buah arsitektur jaringan yang berbeda, seperti halnya antara Token Ring dan Ethernet. Bridge akan membuat sinyal yang ditransmisikan oleh pengirim tapi tidak melakukan konversi terhadap protocol, sehingga agar dua segmen jaringan yang dikoneksikan ke jembatan tersebut harus terdapat protocol jaringan yang sama (seperti halnya TCP/IP). Bridge  jaringan juga kadang-kadang mendukung protocol  Simple Network Management Protocol (SNMP), dan beberapa di antaranya memiliki fitur diagnosis lainnya.
2.     Funfsi Bridge
meningkatkan kinerja jaringan karena dapat mengatur trafik jaringan dalam segmen yang kecil. Dibandingkan dengan router bridge mempunyai kecepatan yang lebih tinggi.
Bridge mengatur (melalui filtering atau forwarding) frame data per segmen, sehingga jika workstation 1 akan mengirim data ke workstation 2, frame tidak akan diteruskan (forward) ke segmen 2. Hal ini mengakibatkan beban jalur setiap segmen menjadi optimal, dan overhead traffic pada setiap segmen dapat dikurangi.
Terdapat tiga jenis jembatan jaringan yang umum dijumpai:
·         Jembatan Lokal: sebuah Jembatan yang dapat menghubungkan segmen-segmen jaringan lokal.
·         Jembatan Putar: dapat digunakan untuk membuat sebuah sambungan (link) antara LAN untuk membuat sebuah Wide Area Network.
·         Jembatan Nirkabel: sebuah bridge yang dapat menggabungkan jaringan LAN berkabel dan jaringan LAN nirkabel.